Langsung ke konten utama

Malam Terakhir



Aku menertawakan diriku sendiri
Ketika berfikir bahwa kau mungkin akan merindukanku
Saat aku pergi

Kota ini adalah kota terindah yang pernah kupijak
Dengan kehadiranmu disini

Hidupku pernah begitu indah
Karena kau sempat singgah
Meski tak lama

Aku sempat berimajinasi dan mengatakan
Betapa selama ini kau memenuhi pikiranku

Hahahaha
Lagi - lagi aku menertawakan diriku sendiri

Jaga dirimu baik-baik,
Peraturannya tetap sama
Yang terpenting KAU BAHAGIA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pilihan Terbaik

mana yang kau pilih? pergi sebagai seseorang yang ditinggalkan atau sebagai seseorang yang meninggalkan Tuhan tidak selalu menakdirkan hidup engkau bahagia terkadangpun Tuhan menakdirkan engkau menjadi pihak yang disakiti tanpa belas kasihan perihal engkau hebat dalam berjuang perihal kuatnya engkau bertahan jika bukan dia yang Tuhan takdirkan engkau bisa apa? ikhlaskan ...

Perayaan Kebodohan

dipaksa menerima kepergianmu tanpa alasan, adalah kenyataan yang sebenarnya ingin aku ingkari. yang tak pernah habis aku berpikir, mengapa bisa kamu begitu lihai menyakiti. bahkan dalam setiaku yang paling setia.  tak juga mampu kamu hargai.  aku curiga kamu bosan atau memang...  sebenarnya tak menginginkan hubungan kita ada.  hingga kamu menjadikan aku tumbal  dan merayakan sebuah kebodohan  disaat aku begitu sangat mencinta  namun kamu memilih mendua

Pintu Luka

Semua Percuma, karena sejak awal kau yang tak pernah inginkan kita ada kau korbankan segala hal tentang kita kau tak peduli pada ruam luka yang muram memang benar adanya... kata kita seharusnya tak pernah ada sehebat apapun aku berjuang adanya kita percuma, jika dimatamu bukan hanya tentang kita... bertahan hanya akan membuka lebih banyak pintu luka.